Berat badan yang berlebih
Selalu membuat orang mengejek gue
Andai gue memiliki badan yang tidak terlalu gemuk
Semua orang pasti akan melihat gue
Tidak akan mengejek gue lagi
Gemuk................
Itu lah masalah yang gue hadapi tiap hari tidak dirumah, tidak di sekolah, dimana-mana selalu saja mempermasalahkan berat badan gue.Tapi, gue selalu bersikap tak perduli dengan semua ejekan itu.Gue seorang gadis berusian delapan belas tahun yang baru saja menginjakan kaki di dunia orang-orang terbilang dewasa.
Tiga tahun yang lalu, Gue adalah seorang siswi yang duduk di bangku sekolah yang terbilang favorite dikota gue.Gue juga mengambil jurusan IPA di sekolah itu.Di kelas IPA yang gue pilih jumlah siswa laki-laki dengan siswi perempuan sama banyaknya.Kelas yang sangat nyaman, tidak ada sepatah kata pun ejekan keluar dari mulut mereka, maka kepercayaan diri gue meningkat dan tak pernah merasa minder untuk maju kedepan kelas.Bahkan gue sering kali berbaur dan bercanda dengan teman-teman sekelas gue.Menjadi siswi yang berprestasi dan selalu termasuk dalam daftar peringkat, membuat gue memilih jalan untuk melanjutkan pendidikan kejenjeng yang lebih tinggi lagi.
Namun,
Kenyataan berbalik seratus delapan puluh derajat, pertama kali gue masuk di kampus itu.Gue segadis periangyang sangat suka berbaur dan bercanda bersama teman-teman gue, seketika mendadak barubah menjadi seorang gadis pendiam yang selalu menueup diri dari siapa saja.Ketika semua orang melihat penampilan gue, dan mengubah diri menjadi orang yang lebih dewasa.Gue semakin rapuh.
Gue berusaha tidak menggubris semua ejekan teman-teman gue.Tapi, gue tak bisa ejekan itu terus terngiang di telinga gue, dan selalu menghantui di mana saja gue berada.Mendengar suara-suara ejekan teman-teman gue yang berada di belakang dan sering kali blak-blakan didepan gue.Membuat gue hanya bisa diam dan menganggap ejekan itu seperti halnya seekor anjing yang menggonggong tanpa henti.Ingin rasanya gue berhenti kuliah.Tapi, gue teringat akan orang tua gue yang bersusah payah menguliahkan gue di kampus itu.Setiap hari saat jam istirahat berlangsung gue selalu melarikan diri ketempat sepi di mana teman-teman tidak melihat gue.Menjauhkan diri dari teman-teman yang selalu mengejek dan menyindir gue habis-habisan.
Pada saat semua orang meminta gue lekas berubah.Gue malah berubah menjadi seorang gadis penyendiri dan mengasingkan diri dari komunitas-komunitas di kampus itu.Dan, hal itu selalu membuat gue terpikir akan program diet yang di tawarkan teman gue itu.
"Apakah gue bisa menjadi kurus seperti yang gue inginkan hanya dalam tempo 2 bulan saja? Dengan program ekstra diet dan meminum pil-pil pelangsing itu? tidak terlalu banyak juga mengeluarkan uang, mungkinkah semua itu akan mengubah penampilan gue yang sekarang gemuk menjadi kurus? Apakah gue bisa menguruskan badan gue ini? Oh, Tuhan...! Bagaimana yang harus hamba mu lakukan?
Haruskah hamba mu ini mengubah penampilan dengan meminum pil-pil itu? tidakkah hamba mu ini mengubah kodrat yang telang Engkau berikan padaku? Oh, Tuhan hamba mu ini harus bagaimana?" Ucap gadis itu di dalam hatinya.
Sebenarnya, gue tidak tahan menerima ejekan-ejekan dari teman-teman gue setiap harinya.Jika saja semua orang yang mengenal gue di kampus tidak telalu mempersoalkan berat badan gue yang amat gemuk ini.Gue pun tidak akan pernah mengeluh tentang kelebihan berat badan gue pada Tuhan.Jika saja, mereka bisa diam tidak hanya.......
Berceloteh dan mengejek.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar